10
Dec
08

Golkar Punya Capres Banyak Kok Pusing?

Jusuf Kalla

Melihat berita betapa ramai di dalam tubuh Golkar mengenai banyaknya kader yang ingin maju menjadi calon presiden membuat saya terpikir untuk membandingkan dengan Partai Demokrat di Amerika Serikat. Sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia saya kira cukup pantas bila Partai Golkar bisa disandingkan dengan Partai Demokrat. Menjelang pemilihan tentu ada geliat di dalam partai untuk calon-calon legislatif dan eksekutif. Dan, begitu pula di Partai Demokrat AS dan Golkar di Indonesia.

Polemik yang ada di Golkar disebabkan karena banyak kader yang berkeinginan untuk menjadi calon presiden. Sebagai sebuah partai politik tentu hal tersebut adalah hal yang positif, artinya partai tersebut hidup, justru partai yang capresnya tetap dari tahun ke tahun menunjukkan partai tersebut tidak ada dinamika di dalamnya dan kurang pas jika dikatakan partai yang hidup. Dengan banyaknya kader partai yang berkeinginan untuk maju menjadi calon presiden menunjukkan bahwa partai tersebut potensial untuk melahirkan pemimpin-pemimpin baru Indonesia, gejala kontemporer ini sayangnya tidak diapresiasi dengan baik oleh DPP Partai Golkar.

Bila kita meinilik di Partai Demokrat AS maka kita akan kagum bahwa proses seleksi calon pemimpin AS oleh Partai Demokrat AS sangat mempesona terbukti hingga menarik perhatian publik dunia, disamping memang karena faktor AS nya yang masih dianggap negri adidaya. Sehingga bisa menyeleksi dua kader potensial Partai Demokrat yang hebat yaitu Hillary Rodham Clinton dan Barrack Obama, meski akhirnya hanya satu yang mampu tampil menjadi capres tetapi hasil itu sangat diterima oleh masyarakat dan benar-benar menguji sehingga ketika tampil menjadi capres mampu meyakinkan rakyat banyak AS. Maka harus kita akui ada proses yang baik di Partai Demokrat AS sehingga ada proses politik yang sehat dan diterima publik.

Golkar sebagai partai yang hidup, bisa dikatakan sebagai salah satu embrio partai modern di Indonesia harusnya mulai mengadakan sebuah proses seleksi calon kepemimpinan nasional yang sehat dan mampu diterima publik. Entah nanti namanya apa tetapi proses ini harus ada, bakal calon banyak itu sebuah pertanda bagus tetapi berjalannya sebuah calon pemimpin nasional memang harus hanya tunggal dan proses pengerucutan tersebut harus melalu sistem seleksi yang adil, dan sekali lagi sehat, dan dapat diterima publik, sehingga proses seleksinya lancar dan setelah itu mampu berkompetisi di publik dalam ruang pemilu.


1 Response to “Golkar Punya Capres Banyak Kok Pusing?”


  1. 1 zedy
    March 8, 2009 at 10:03 am

    hiduuuup golkar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: