10
Dec
08

Kurban oh Kurban

sheep

Kurban. Sebuah kata yang sangat akrab di telinga kita dan tentunya maknanya juga tidak asing untuk kita, kurang lebih sebuah makna kerelaan melakukan sesuatu untuk orang lain. Dalam sejarah agama samawi khususnya Islam mencatat seorang Nabi besar, Ibrahim (semoga keselamatan beserta beliau) yang menerima perintah ALLAH SWT melalui mimpinya untuk menyembelih anaknya, pesan via mimpi tersebut beliau sampaikan ke istrinya dan juga anaknya Ismail yang akan disembelih. Si Ismail kecil sama sekali tak ada keraguan atas pesan tersebut meski ia mnegetahui konsekuensinya, yaitu dirinya disembelih. Kemudian sebuah ujian kesetiaan ini diakhiri dengan ALLAH SWT memberikan domba sebagai pengganti Ismail, ALLAH SWT hanya ingin menguji kesetiaan Sang Nabi Besar, Ibrahim (‘alaihisalam).

Kemudian kisah tersebut menjadi rujukan umat Islam hingga saat ini untuk menyembelih hewan ternak. Menurut riwayat Rasulullah, Muhammad SAW: Beliau menyembelih sendiri kurbannya itu dengan membaca Basmalah dan Takbir, sambil berkata, ”Hadza ‘Anni wa ‘Amman Lam Yudhahhi min Ummati (Kurban ini dari-ku (Muhammad saw) dan dari orang yang tak mampu berkurban dari ummat-ku). (H.R. Abu Daud).

Dari situ ada sebuah sikap kerelaan yang berdasar pada kebesaran ALLAH SWT. Tentu bukan darah kurban itu yang berarti tetapi pada ketakwaan atas sikap berkurban tersebut. ‘Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaanmulah yang dapat mencapainya. (Al-Haj, 37).

Ketakwaan itu ditunjukkan dengan kerelaan yang tulus ikhlas sehingga dengan syukur memakan daging kurban tersebut dan membagikannya ke fakir miskin. Lalu makanlah sebagian dari dagingnya dan beri makanlah (dengan bagian yang lainnya) orang fakir yang sengsara.” (al-Haj, 28).

Semoga kita dapat ikhlas berkurban hanya untuk mengharap ketakwaan terhadap ALLAH SWT. Dan, semoga bisa menjadi pembelajaran di hari-hari di luar Hari Raya Kurban dimana kita mampu berkurban untuk kemaslahatan orang banyak, sebuah kerelaan bekerja demi umat manusia hanya untuk keridhaan ALLAH SWT.


0 Responses to “Kurban oh Kurban”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: