02
Feb
09

Bung Karno: Berlayar Di Antara Tiga Gelombang

soekarnoMenurut Bung Karno, Islam, Marxis, dan semangat Nasionalis adalah roh perjuangan yang luar biasa. Bung Karno melihat ketiga hal tersebut ada di Indonesia dan mengkristal menjadi ideologi perjuangan melawan penjajah di mana pun. Maka, Bung Karno sangat menyayangkan perselisihan di antara ketiga golongan tersebut dan menekankan perlunya kerja sama yang erat bagi ketiga golongan tersebut agar cita-cita kemerdekaan dapat diraih. Pada tulisannya yang berjudul Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme, Bung Karno tampak ingin menjadi penengah juga pemersatu diantara ketiga golongan. Dari uraian-uraiannya Bung Karno berusaha menguraikan benang kusut yang ada di antara ketiga –isme dan meyakinkan kepada semua pihak bahwa hanya dengan persatuan ketiga golongan kaum kolonialis-imperialis di Indonesia bisa diusir.

Di berbagai kesempatan orasinya Bung Karno selalu menampilkan dirinya yang nasionalis, sekaligus muslim, dan juga seorang kiri. Ia selalu berusaha mengajak bahwa semua golongan adalah bagian dari Indonesia dan harus bergotong-royong membangun negeri. Bung Karno mengajak semua pihak yang ada di tanah air ini, apapun warnanya, muara perjuangan harus untuk kepentingan seluruh bangsa dan negara Indonesia. Konsep penyatuan Nasionalis, Islamis, dan Marxis adalah sebuah eksperimen yang luar biasa dari Bung Karno untuk Indonesia, tetapi memang itulah yang diinginkan Bung Karno untuk Indonesia. Dalam perjalanannya konsep Nasionalis, Islamisme, dan Marxisme Bung Karno berubah menjadi Nasakom; Nasionalis, Agama, dan Komunis. Bung Karno memperluas konsep Islamisme menjadi Agama, yang harapanya semua agama bisa terwakili dalam konsep persatuannya tersebut. Bung Karno benar-benar berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan ke-Bhineka-an tiga golongan ini menjadi Tunggal Ika, dalam balutan Ibu pertiwi walau sebenarnya Bung Karno sadar benar golongan-golongan ini rentan sekali bertikai karena perbedaan paham yang sangat lebar. Sekali lagi hal ini tampak sejak tulisannya yang berjudul Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme diterbitkan, Bung Karno berkata, ”Bukannya kita mengharap yang nasionalis itu supaya berubah paham menjadi Islamis atau Marxis, bukannya maksud kita menyuruh Marxis dan Islamis berbalik menjadi Nasionalis, akan tetapi impian kita ialah kerukunan, persatuan antara tiga golongan tersebut.”

Selengkapnya bisa dilihat di file pdf berikut ini..

makalah-bung-karno


7 Responses to “Bung Karno: Berlayar Di Antara Tiga Gelombang”


  1. February 2, 2009 at 4:18 pm

    mantap. tapi mas, kalo gitu, bung karno tidak memiliki integritas ideologi yang kuat dong? atu bahlam cenderung oportunis dengan ketiga ideologi tersebut…

  2. February 14, 2009 at 3:45 pm

    heh Bung Karno, Bapak Revolusi, sangking asik nya masa revolusi dia lupa kalo setelah kemerdekaan pendekatan memimpinnya masih disamakan dengan sewaktu masih zaman perjuangan🙂 opo sih …:)

    oh ya ka aku punya saran bagusnya untuk artikel, selengkapnya jangan di filr terpisah, gunakan tag “more” ketika meng uoload tulisan he he he.. sekedar saran🙂

  3. March 14, 2009 at 12:43 pm

    bung karno bapakku….

    FOREVER..!!!

  4. 4 Tassim
    August 21, 2009 at 4:05 pm

    walaupun tidak termasok 100 orang besar dlm sejarah dlm guiness book of record tapi indo masih harus berbanga mempunyai putera fajar . yang sangat besar jasa nya pada bangsa indo, tidak ada tolak banding nya dlm sejarah .menyatukan indo adalah senjatanya yang ampuh bagi membebaskan tanahair nya yang di cintai nya setelah beratus tahun di jajah.Saya masih ingat di tahun awal 60 an semasa kecil nama bung karno ada di bibir2 golongan bapak saya(al marhum).Ia menjadi idola mereka pada zaman nya. Bung karno betul2 meniup semangat nasinalisma di dunia sebelah sini ( walaupun negeri kami bukan bahagian dari indo),Pidato nya sering di dengar di corong 2 radio kebanyakan rumah mempunyai potret2 sukarno.Begitu charismatik nya bk.InsyAllah ada rezeki saya mau Ziarah kuburan bung mudah2 Allah SW mencucuri rahmat atas keiklasan jasa beliau pada tanah air nya amin

  5. 5 achmad ari
    September 8, 2009 at 5:11 am

    bung karno adl bapak revolusi yg Q anggap no 1 di INDONESIA……..dia adl pejuang yg istimewa bgi Q

  6. 6 sugeng
    June 12, 2010 at 2:22 pm

    saya mau tau tentang bung karno belajar ilmu kanuragan apa yang di pakai oleh bung karno

  7. 7 bayu
    June 12, 2010 at 2:24 pm

    saya mau tau tentang bung karno belajar ilmu kanuragan apa yang di pakai oleh bung karno


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: