Archive for July, 2009

22
Jul
09

PUSDIKLATPIM HMI 2009

Pemimpin muda adalah kebutuhan hari ini. Indonesia mendatang tak lagi bisa berharap kepada pemimpin yang telah senior, giliran mereka telah habis. Harapan masyarakat besar sekali akan perubahan dan ini adalah kesempatan bagi kaum muda. Kesempatan yang ada ini harus dijawab dengan sebuah tanggung jawab, komitmen, dan kompetensi. Jangan sampai kita yang termasuk dalam kaum muda ternyata memiliki mental yang tak jauh beda dengan pemimpin-pemimpin senior, maka tak berubah Indonesia kita. PB HMI menyadari hal ini, maka dari itu HMI berusaha menjadi bagian dari solusi kepemimpinan Indonesia masa mendatang dengan melaksanakan sebuah pelatihan bagi calon-calon pemimpin Indonesia masa depan, khususnya dari kader HMI yang menjadi pucuk pimpinan di lingkup cabang atau badko masing-masing. Bagi ketua umum cabang, badko,maupun kohati (ataupun yang pernah menjabat) silakan mengikuti pelatihan ini. Persyaratan dan ketentuan yang lain dapat dibaca dilampiran proposal dalam format PDF di bawah ini. Terimkasih.
Oka Aditya,
SC Pusdiklatpim HMI 2009
Advertisements
22
Jul
09

INDONESIA BUTUH PEMIMPIN MUDA

ANTARA News Logo

Indonesia Butuh Pemimpin Muda Berideologi

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia membutuhkan pemimpin muda yang berideologi untuk membawa bangsa menuju kesejahteraan, keadilan dan kedaulatan.

“Kriteria pemimpin yang dibutuhkan bangsa saat ini adalah yang memiliki ideologi jelas. Yang dimaksud ideologi yang jelas yaitu sistem politik, demokrasi sosial dan ekonomi pasar sosial. Saat ini ideologi tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik,” kata tokoh pergerakan kaum muda yang juga pengamat ekonomi, Faisal Basri di Gedung Arsip Nasional Jakarta, Minggu.

Pada acara pembacaan Ikrar Kaum Muda Indonesia, yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda itu Faisal juga mengatakan, sudah saatnya kaum muda Indonesia diberi kesempatan untuk memimpin bangsa.

“Sebab kalau orang yang bermasalah pada masa lalu terus ada di panggung nasional maka bangsa kita akan terbelenggu oleh kesalahan mereka,” katanya pada acara yang dihadiri sejumlah tokoh muda seperti pengamat politik Yudhi Latif, Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti dan Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit.

Menurut Faisal, bila tokoh-tokoh lama berusaha terus bertahan pada posisinya maka kesempatan bagi kaum muda untuk menjadi pemimpin bangsa akan tertutup.

“Kesempatan itu tidak akan terbuka karena para tokoh lama ini memutuskan untuk tetap bertahan karena ingin menutupi kesalahannya pada masa lalu,” ujarnya.

Padahal, menurut dia, akan lebih baik bila kepemimpinan bangsa diserahkan kepada kaum muda.

“Serahkanlah pada kaum muda, yang saya yakin sangat luar biasa,” katanya serta menambahkan pernyataannya tersebut tidak dikeluarkan sehubungan pelaksanaan Pemilu 2009.

Lebih lanjut dia mengatakan, sudah saatnya pintu kesempatan dibuka seluas-luasnya bagi kaum muda supaya mereka bisa berpartisipasi aktif dalam politik dengan gagasan yang segar dan progresif.

“Tentunya dengan tidak melupakan konstitusi negara,” katanya.

Pembacaan Ikrar Pemuda Indonesia, yang dihadiri ratusan pemuda lintas profesi, suku dan agama, dilakukan sebagai bukti bahwa kaum muda terpanggil untuk bangkit melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Pelaksanaan kegiatan itu berawal dari keprihatinan kaum muda terhadap kondisi Indonesia saat ini, yang meskipun sudah berulang kali berganti presiden dan kabinet, tidak juga beranjak membaik dan bahkan justru semakin terbelit krisis.(*)
COPYRIGHT © 2007 ANTARA

PubDate: 28/10/07 20:55

Tulisan ini dimuat sebagai pengantar PUSDIKLATPIM HMI 2009




Follow Me on Twitter

July 2009
M T W T F S S
« May   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 31,096 hits

Top Clicks

  • None

My Pic

let’s talk! :)