30
Mar
10

Avatar, The Power of Fantasy

Akhirnya kemarin saya nonton film Avatar (ketinggalan banget yah. hehe..). Konon film yang menghabiskan hingga 300 juta US dolar itu termasuk film termahal yang pernah dibuat. Salah satu alasan saya malas nonton film ini karena saya memang tidak terlalu suka film yang terlalu mengada-ada, tokohnya aneh, bentuknya juga ga jelas, cara bicaranya juga pakai bahasa yang antah berantah. Tetapi berita yang luar biasa soal film Avatar ini membuat saya berpikir ulang untuk nonton film Avatar ini, walaupun akhirnya cuma lewat keping cakramnya.

Dan, setelah saya tonton film tersebut hanya satu kata “hebat”. Ya memang, semua faktor yang saya kategorikan sebagai film yang malas saya tonton ada semua; tokoh aneh, bentuk ga jelas, dan bicara dengan bahasa antah berantah. Tapi, tetap saya acungi jempol untuk film tersebut. Luar biasa.

Kesimpulan saya adalah “the power of fantasy”. Fantasi si pembuat film, James Cameron, saya pikir luar biasa. Sehingga menghasilkan sebuah setting film animasi yang murni fiksi tetapi dengan pendekatan sains, sangat menarik. Selain jalan ceritanya yang memiliki pesan dalam, juga penggambarannya membuat saya pribadi yang menonton jadi semakin rindu alam yang hijau alami. Yang menarik adalah penggambaran hubungan emosi antara dua makhluk dengan koneksi kabel, seperti pada adegan hubungan emosional antara tokoh utama dengan dua hewan tunggangannya, juga dengan “pohon jiwa”. Belum lagi pemandangannya yang aneh tetapi tetap menarik seperti daratan hijau yang melayang-layang di udara lengkap dengan air terjunnya yang benar-benar terjun bebas di udara.
Sekali lagi saya acungi jempol untuk film ini. Benar-benar film fantasi yang luar biasa. Avatar melengkapi film-film fantasi hollywood yang hebat-hebat seperti, Harry Potter, 2012, Lord of The Ring, Star Trek, dan lainnya. Saya jadi terpikir, kapan anak-anak Indonesia bisa membuat film yang dasyat seperti itu. Seberapa kuat fantasi anak-anak Indonesia sehingga bisa diakui oleh khalayak dunia?

Mungkin pesan saya di akhir posting-an ini: “Biarkan anak-anak Indonesia berfantasi sehingga mereka bisa ikut mewarnai dunia.”😀

Selamat berfantasi buat semua!!


2 Responses to “Avatar, The Power of Fantasy”


  1. March 30, 2010 at 7:46 am

    ini bukan hayalan sutradaranya ka. aku dah nonton versi kartunnya. sepertinya avatar merujuk ke cerita dalailama uga, katanya pasti ada satu orang pimpinan penyelamat. dan pemilihan siapa yang jadi avatar juga persis seperti pemilihan dalailama di tibet. jadi dicari ketika masih bayi

    yang jelas saya suka katara he he he

  2. 2 okaaditya
    March 30, 2010 at 7:55 am

    Hahaha… klo avatar yg itu sya jg suka Bung. Menarik, avatar hrs menguasai 4 kekuatan unsur kuno, air, api, udara, dan tanah. nice..😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: