30
Mar
10

reuse, reduce, recycle

Demi menjaga keseimbangannya di dunia ini ada yang disebut dengan daur, sebuah proses yang berlanjut membuat diagram yang mengalir. Airpun mengangalami proses daur, makanan juga mengalami proses daur atau dikenal dengan rantai makanan, daur oksigen, dan begitu pula materi yang lain. Sehingga ada sebuah keseimbangan dalam hidup.
Maka dari itu tidak ada yang namanya sampah, residu, atau yang semacamnya. Bila ada tentu akan menjadi masalah, karena jika ada sampah berarti ada yang dibuang, jika ada residu berarti ada sisa, dan ini pasti akan menganggu keseimbangan sedikit atau banyak. Cara pandang “nyampah” atau membuat sampah pada segala sisi dan bentuknya harus dihilangkan karena jika ada yang terbuang tidak ikut dalam daur maka ia akan menumpuk dan bila tumpukannya makin banyak akan semakin membuat masalah.
Jika memang ada sesuatu yang susah untuk ikut dalam proses daur maka reuse, jika ada sesuatu yang membutuhkan waktu daur lama karena sifatnya maka harus reduce, bila memang sudah tak terpakai dan mudah untuk dirubah menjadi yang lain maka recycle.
Semoga bumi, dunia, bersama kehidupannya semakin lestari dan indah. Amiinn…


0 Responses to “reuse, reduce, recycle”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: