03
Jun
10

Nasi Jamblang, Cirebon.

Cirebon, kota yang sering ku lewati. Maklum, letaknya di pantura, tempat persilangan jalur utara dan selatan. Tapi baru kali ini bisa makan yang namanya makanan tradisional orang Cirebon, Nasi Jamblang. Berangkat dari sebuah undangan mengisi training di HMI Cabang Cirebon, setelah selesai makan deh.. eh, sebenernya itu belum selesai ding. Hehe.. Makan dulu, habis jadwal ngisinya masih entar malem. So, let’s go!!

Jam sudah menunjukkan jam 15.30, tapi aku belum juga makan siang karena habis terjebak macet dua jam lebih di jalur pantura karena ada perbaikan jalan sekitar Indramayu-Subang. Lapar sangat terasa.. Langsung ku todong pengurus cabang, “ayo makan..!!”😀

Tak lama, kami langsung meluncur ke sebuah rumah makan yang termasuk mewah, model ada rumah-ruamahan gitu. Terus aku langsung bilang, “duh..jangan di rumah makan kaya gini deh. Ini terlalu enak dan mahal, aku pengen yang khas Cirtebon, murah-meriah..” Berpikir sebentar teman-teman yang ngantar saya itu, “Ya’, nasi Jamblang aja..” Langsung kusambut dengan riang gembira, secara sudah lama denger makanan rakyat Cirebon yang tersohor itu.

Akhirnya, naik mobil lagi dan saya dibawa ke sebuah warung makan di deket perempatan apa aku nggak tahu, yg pasti ada BRI (kalau ga salah..). Kata teman-teman itu, tempo hari Bang Akbar juga ke situ. Woww…semakin semangatlah saya makan. Begitu datang, suasana tempat makan lumayan ramai, langsung ambil meja yang cukup untuk berempat. Ups..ternyata model prasmanan gitu. Jadi kita harus menuju meja si penjual dulu.

Yang menarik, nasinya dibungkus daun pohon jati. Si penjual langsung tanya, “nasinya satu atau dua..” Setelah melirik porsi nasi, “Dua Bu..” Lapar bow! Hahaha…. Terus di depan si Ibu ada berbagai hidangan lauk-pauk beraneka ragam, sayang karena datang terlalu sore jadi menu lauk nggak begitu lengkap, tapi tak apa buatku sudah sangat banyak itu hidangan. Ku pilih, tempe goreng dengan tepung, bergedel, sama paru goreng, tak lupa sambal.

Mari kita makan!! Waa…enak, enaakk! Sekilas mang mirip nasi kucing di angkringan, dengan lahap karena lapar juga saya langsung makan, “nyamm…” Eh, lupa.. belum dipoto. Ambil HP dulu, klik-klik, ambil beberapa shoot. Siipp lah!! Makanya tu poto dalam posisi sendok siap sedia. Hahaha….😀 Lanjut makan lagi.. Mmm…paru gorengnya dicocol sambel. Mmmm…… Selamat makan!!

Kesimpulan: Nasi yang sangat sederhana, dibungkus daun pohon jati, bisa mewah kalau pilih menunya banyak. hehe.. Murah-meriah! Hard recommended kalau ke Cirebon.


0 Responses to “Nasi Jamblang, Cirebon.”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: